Posts

Tentang Sebuah Kamera dan Perjalanan ke Innsbruck, Austria

Image
Tulisan ini dibuat 4 September 2009, ketika aku tinggal di Austria dan masih Au-pair :)    tapi jalan-jalannya pertengahan Agustus 2009. Banyak memory yang gak bisa dilupakan sampai saat ini. Memory indah bersama teman-teman tercinta dan seperjuangan. Aku memang suka menulis dan suka berbagi cerita. Terutama tentang pengalaman yang sedih, lucu, dan juga tentang moment bahagia pastinya. Itu buatku suatu hadiah yang berharga untuk masa depan. Ketika aku membaca cerita-cerita lamaku lagi seperti berada di ruang dan waktu, di mana aku dulu berada, jadi seperti menghidupkan kembali suasana dulu. Biarpun kenangan indah gak akan bisa terlupakan begitu saja di memory kita, bukan? Tapi tulisan tentang sebuah pengalaman, jika dibaca kembali, bisa membuatku tertawa dan bahkan menangis. Tiba-tiba kita diajak untuk menjelajahi masa lalu, dan berpikir ke arah lain, apa yang terjadi jika seandainya …    Aku hanya ingin berbagi cerita dengan kalian, barangkali suatu saat...

Lumpia ala Rita

Image
Belajar memasak untuk pertama kalinya adalah di Jerman, ketika aku masih Au-Pair. Gak pernah nyangka, kalau kreasi makanan yang aku buat disukai keluarga, kerabat dan juga teman-teman di Jerman. Padahal ketika di Indonesia, aku gak bisa masak sama sekali. Ok hm… kalau masak air paling bisa sih. Jujur kalau aku ingin bantuin Ibuku masak di dapur, dia malah bilang: „Kalau dibantu sama kamu nanti masaknya jadi semakin lambat, kamu liatin aja ya.“  Argghh… aku ingat, itu gara-gara aku disuruh memar ut kelapa, maklum aku gak banyak tenaga, alhasil jadi luama banget, padahal baru setengahnya fuihhh. Dan gak nyangka sekarang udah bisa masak tanpa harus repotin si Ibu. Kadang-kadang ketika seorang teman mencicipi masakanku berkata: „Kamu seharusnya buka restaurant di Jerman.“ Sering sekali hal itu diucapkan, bahkan banyak saran dan masukan. Tapi sepertinya untuk itu aku belum siap. Yang penting masak itu menyenangkan dan apalagi jika orang-orang menyukai masa...

Hamburg

Image
Rita: „Kalau aku tanya kamu, sebenernya apa sih ciri khas kota Hamburg tuh?“ Tim: „Alster, Planten un Blomen, Pelabuhan, Speicherstad, …“ Rita: „Reeperbahn?“ Tim: „Hm … walaupun orang Hamburg gak begitu suka, tapi turis …“ Rita: „Dan juga fransbrötchen? Roti yang gak aku sukai.“ (btw, Franzbrötchen itu roti dengan rasa kayu manis, bagaiman aku bisa suka? kayu manis di Indonesia biasanya untuk bikin masakan lezat kayak empal gentong, lol) Tim: „Ya, itu juga ciri khas Hamburg.” Harus cerita dari mana dulu ya? sebenernya ciri khas Hamburg itu bukan hanya hal di atas, melainkan banyak lagi. Nanti akan coba dibahas satu per satu, supaya kalian, kalau kapan-kapan berkesempatan mengunjungi kota pelabuhan ini, bisa mendapatkan sedikit tips dari blog ini. Pertama cerita sedikit tentang Hamburg dulu kayaknya, nanti ciri khas lainnya akan diperkenalkan satu persatu. Mungkin tidak hanya ciri khas saja, tetapi juga tempat-tempat yang menarik untuk dikunjungi di sana. Rathaus Ha...